Docker untuk Pemula: Cara Cepat Menjalankan Aplikasi di Container
Docker memungkinkan developer menjalankan aplikasi di container yang ringan, portable, dan konsisten, meminimalkan masalah kompatibilitas dan mempercepat deployment.
Docker untuk Pemula: Cara Cepat Menjalankan Aplikasi di Container
Docker adalah platform containerization yang memungkinkan aplikasi dijalankan di lingkungan terisolasi dengan semua dependensinya. Ini membuat aplikasi lebih portabel dan konsisten, baik di laptop developer maupun di server.
Mengapa Menggunakan Docker?
- Portabilitas: Jalankan aplikasi di mana saja tanpa konfigurasi ulang.
- Konsistensi Lingkungan: Semua library dan dependensi sudah termasuk.
- Efisiensi: Lebih ringan daripada virtual machine, startup cepat.
- Mudah Diintegrasikan: Cocok untuk alur CI/CD.
Contoh Sederhana
Buat file Dockerfile untuk aplikasi Node.js:
FROM node:18 WORKDIR /app COPY package*.json ./ RUN npm install COPY . . CMD ["node", "app.js"]
Kemudian build dan jalankan container:
docker build -t my-node-app . docker run -p 3000:3000 my-node-app
Dalam beberapa langkah, aplikasi siap dijalankan di berbagai environment dengan perilaku yang sama.
Kesimpulan
Docker menyederhanakan pengembangan dan deployment aplikasi. Menguasainya membantu developer memastikan aplikasi berjalan konsisten di berbagai environment, menghemat waktu, dan mempermudah skalabilitas.
Rachman Dev
Penulis